Meditasi dan Gairah Sex
(dikutip dari buku "Meditasi Bagian 1 -
oleh: Wisnu Prakasa")
Kadang bilamana kita sedang
bermeditasi, timbul suatu gairah sex. Janganlah hal ini dianggap sebagai
gangguan mahluk lain yang sedang mencoba kita. Hal ini juga merupakan keadaan
yang normal dalam tahap awal pembinaanmeditasi.
Gariah Sex ini pada umumnya lebih
timbul, bagi mereka yang bermeditasi dengan memfokus atau menggunakan bagian
tubuhnya, contohnya fokus pada pernafasan, keluar-masuk nafas, ujung hidung,
denyut nadi, denyut jantung, denyut mata, suara, dengungan di telinga,
cakra di perut, cakra lainnya, dsb.
Pada pembinaan meditasi yang menggunakan
bagian tubuhnya, secara alamiah akan merasakan dan membangkitkan getaran
yang ada pada cakra-cakra di tubuhnya. Sehingga dampaknya, dapat lebih
membangkitkan sumber panas dan getaran tubuh yang berada sejengkal dibawah puser
(Cakra perut - Tan Tien).
Panas dan getaran yang timbul di daerah cakra
puser, secara alamiah akan lebih membangkitkan gairah sex yang berlebihan.
Sehingga mereka yang telah dapat mengaktifkan cakra pusernya, akan merasakan
adanya gariah sex yang lebih kuat lagi. Kadang dalam bermeditasi, gairah sex ini
timbul secara mendadak. Tetapi bagi mereka yang dapat mengendalikan gairah sex
yang timbul ini dengan baik, maka gairah sex yang timbul akan tenggelam dengan
sendirinya. Inipun terjadi secara alamiah, dimana getaran dan panas yang pada
awalnya terpusa di cakra puser, akhirnya telah dapat dikendalikan keatas untuk
membangkitkan cakra-cakra lainnya.
Saya menyarankan kiranya mereka yang melatih
meditasi demikian untuk berhati-hati mengatasi gairah sex yang timbul. Pahamilah
bahwa gairah sex yang timbul secara berlebihan, adalah alamiah. Dan kendala ini
harus dapat diatasi, agar tidak terjerat atau melekat padanya.
Mereka yang sulit menguasai gairah sex yang
timbul ini, kiranya dapat mencari alternatif lain seperti menggunakan fokus
rupang Budha maupun gambar Bodhisatva. Sehingga fokus meditasi dapat dialihkan
pada faktor luar, seperti pada faktor cinta-kasih bodhisatva.
— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —