Home
Back
Info Dharma
Galleria

Tiga Permata Awal Semesta Alam
(dikutip dari buku "Kesadaran Sejati Bagian 10 - oleh: Wisnu Prakasa")

Saya murid dari Bunda Mulia
“Dewi Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun”,
Menjunjung tinggi Dharma Mulia Tanpa Batas.

Dengan izin dari Bunda Mulia,
 Menjelaskan kembali Tiga Permata Awal dari Semesta Alam.

Ajaran ini saya diturunkan langsung oleh Bodhisatva Danau Biru, disaksikan oleh Wanita Berjubah Biru dan murid-murid lainnya.

Ajaran ini telah diturunkan sejak ratusan tahun yang lampau, dan terus diwariskan kepada generasi-generasi berikutnya.

  [*]
Namo A Mi To Hud.
Sembah Sujud kepada Buddha Amithaba, Buddha Semesta Atas.

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu,
Sembah Sujud kepada Bunda Mulia, Bunda Semesta Tengah.

Namo Ting Cang Wang Phosat.
Sembah Sujud kepada Bodhisattva Ksitigabhra, Buddha Semesta Bawah.
[3x]

 Pada awalnya tidak BERWUJUD,
        dan tidak TIDAK BERWUJUD.

Awal ini tidak bernama,
        tetapi terpaksa dinamakan TAO,

Kata TAO tidak bermakna dan tidak ber-arti apapun,
karena tidak ada nama apapun yang dapat melambangkan.

Tao menjadi SATU.
SATU menjadi DUA.
DUA menjadi TIGA.
TIGA menjadi segala.

SATU adalah Maha ESA (Tunggal),
SATU tidak pernah terlahirkan,
dan SATU tidak bernama,

SATU menjadi DUA, yaitu Sinar dan Suara.
Bagaikan Sinar Mulia Semesta Alam,
dan Suara Nyanyian Semesta Alam.

 DUA menjadi Tiga, yaitu Thien-Jen-Ti.
Thien-Jen-Ti menjadi segala.
Tetapi semua kembali pada TAO.

                     ( Hua Lien, 1995)

Catatan Tambahan:

Alam Semesta Besar meliputi tiga Alam Semesta Thien-Jen-Ti, atau terbagi sebagai:

LANGIT (Thien), yaitu Alam Semesta Atas, yaitu alam Nirvana, alam Mahluk Suci tanpa batas, dsb.

MANUSIA (Jen), yaitu meliputi Alam Semesta Tengah, yang meliputi: alam dewa, alam asura, alam arupa, alam rupa, alam manusia, alam binatang, seluruh alam 'Yang', dsb.

TANAH (Ti), yaitu meliputi Alam Semesta Bawah, yang meliputi alam setan-setan, seluruh alam neraka, seluruh alam ‘Im’, dsb.

Disetiap Alam Besar ini, masing-masing mempunyai satu Mahluk Suci Tanpa Batas yang mempunyai kekuasaan dan peranan yang tertinggi, dan dibantu oleh para mahluk batas lainnya yang tidak terhitung jumlahnya. 

Buddha Amithaba merupakan penguasa tertinggi dari Alam Semesta Atas.

Bunda Mulia Yauw Ce Cin Mu merupakan penguasa tertinggi dari Alam Semesta Tengah.

Bodhisattva Ksitigharba merupakan penguasa tertinggi dari Alam Semesta Bawah.

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.