Terbangun Tetapi Tidak Dapat Bergerak
(dikutip dari buku "Kesadaran Sejati Bagian 2
- oleh: Wisnu Prakasa")
Banyak pula manusia yang pernah mengalami keadaan mendadak
terbangun dari tidurnya, tetapi merasa tidak dapat menggerakan seluruh
tubuhnya bahkan untuk berteriakpun terasa sangat sulit dan berat untuk
mengeluarkan suara. Semakin memaksakan untuk menggerakan tubuh atau berteriak,
semakin terasa sulit.
Mereka yang mengalami ini akan mengalami rasa ketakutan
yang luar biasa bagaikan terkurung atau terikat kencang oleh suatu kekuatan
yang tidak tampak, bahkan banyak pula yang merasakan lehernya seperti terjerat
sesuatu atau tercekek.
Keadaan ini merupakan fenomena permulaan yang biasa dan
wajar bagi para pembina Roh Sejati, tetapi manusia awam tidak menyadari bahwa
roh mereka pada saat tersebut mendadak terbangkitkan secara tidak terduga.
Semakin kuat mereka berusaha untuk menggerakkan tubuh fisiknya, semakin besar
rasa takut yang timbul. Mereka tidak mengetahui akan terbangkitnya roh
sehingga kesadaran mereka tidak terbiasa dengan keadaan alam roh yang tidak
lagi terikat oleh badan fisik.
Ada pula yang dapat merasakan pengaruh kekuatan energi dari
luar, dan ada pula yang dapat melihat sesuatu bayangan hitam kelabu dan
banyangan lain di sekitarnya. Karena ketidak tahuan akan pengaruh energi roh
dan keadaan alam roh, mereka langsung menduga sedang diganggu atau dikuasai
oleh mahluk halus.
Ini merupakan fenomena keadaan yang wajar, karena disaat
roh terbangunkan maka roh mereka dapat melihat dan merasakan energi dari
roh-roh yang lain. Energi roh yang mereka lihat dan rasakan, sebenarnya telah
ada di alam roh tersebut sebelumnya. Dimana dalam keadaan normal roh mereka
tidak terbangunkan, mereka tidak merasakan kehadiran energi alam roh lain
disekitarnya.
Disaat merasakan kaku pada seluruh tubuh, banyak yang
berusaha menolak dan melawan energi-energi roh tersebut. Dimana mereka terus
berusaha berbagai macam cara seperti mencoba berteriak, memanggil orang lain,
berdoa, membaca mantra, bahkan ada juga yang menggunakan pembayangan pikiran
seperti menciptakan tubuh dan tangan lainnya.
Saya membuka sedikit tabir rahasia alam roh. Dimana apa
yang mereka bayangkan dan gambarkan dari kesadarannya, akan dapat mereka
rasakan seketika itu juga. Bagi mereka yang membayangkan memiliki tangan
tambahan akan merasakan memiliki tangan tambahan yang dapat digerakan, dan
mereka yang dapat membayangkan kehadiran roh mahluk suci lainnya akan
merasakan kehadiran mereka. Inilah salah satu sifat alamiah yang luar biasa
dari alam roh, dimana kesadaran sejati dapat bebas menciptakan dan menjelma.
Mereka yang telah jernih kesadaran sejatinya, dapat menjelmakan menjadi
berjuta-juta, dapat menjelma menjadi sebutir pasir ataupun sebesar gunung,
dapat bertemu dengan berbagai mahluk suci, dapat pergi kesegala penjuru alam,
dsb.
Banyak dari manusia yang kadang-kala mengalami kejadian
demikian tidak sempat membayangkan apapun juga karena timbulnya perasaan takut
yang menutupi kesadarannya. Mereka telah terbiasa terikat dengan pikiran dan
badan kasar, sehingga pikiran mereka terus memberikan perintah untuk terus
menggerakan tubuh kasar mereka. Usaha ini tampaknya sia-sia dan hanya semakin
membuang-buang tenaga saja, bahkan usaha yang tidak berhasil ini hanya akan
menjadikan perasaan takut mereka menjadi lebih besar.
Walaupun cara membaca mantra, membayangkan sesuatu dan
berusaha untuk bergerak tubuh merupakan respon yang normal bagi mereka yang
roh sejatinya belum terbangkitkan dan terbina, semoga pengalaman awal di alam
roh walaupun hanya beberapa menit dapat bermanfaat bagi kehidupan spritual
mereka dikemudian hari. Bersyukurlah mereka yang mengalami hal ini, karena
inilah salah satu bukti nyata adanya alam roh yang dapat anda alami sendiri.
Bila anda mengalami keadaan demikian lagi, jangan khawatir
dan takut menghadapinya karena keadaan ini akan hilang dengan sendirinya
sebagaimana roh anda akan mengikat kembali pada tubuh seperti biasanya.
Bersyukurlah roh anda masih mempunyai unsur yang kuat untuk kembali pada tubuh
kasar.
Setelah roh anda dapat kembali mengikat dengan tubuh kasar,
maka anda mulai dapat menggerakkan tubuh anda kembali perlahan-lahan. Roh anda
akhirnya tertutup dan tertidur kembali, karena roh anda memang sebenarnya
belum terbangkitkan dengan penuh. Manusia awam hanya terbiasa berinteraksi
melalui badan kasar, dan mereka belum terbiasa membina roh sejati.
Saya mengingatkan kepada para mahluk yang memiliki badan
kasar untuk bersiap diri dengan keadaan ini. Disaat anda meninggal nanti, maka
roh akan kembali melepaskan ikatan dengan unsur tubuh sehingga anda akan
merasakan keadaan ini kembali. Bilamana pikiran anda masih terikat hanya pada
tubuh kasar, anda akan merasakan kaku kembali sehingga untuk berteriakpun
tidak mampu.
Bayangkan bilamana anda benar-benar meninggal, maka anda
akan terperangkap oleh rasa takut tersebut selamanya tanpa mengetahui harus
berbuat bagaimana. Ketakutan yang timbul dari gambaran pikiran adalah neraka
pertama yang harus hadapi disaat meninggal. Bagi mereka yang belum memahami
kesadaran sejati, perasaan takut yang timbul kemudian dapat membangkitkan
gambaran yang lebih menakutkan seperti munculnya setan-setan neraka. Inilah
neraka kedua yang anda akan hadapi disaat meninggal.
Hanya mereka yang telah membina Kesadaran Sejati dan Roh
Sejati dapat memahami apa yang akan dihadapi disaat mengalami keadaan
tersebut, sehingga mereka yakin dan percaya penuh dengan kesadaran sejati dan
roh sejati mereka bilamana harus menghadapi kematiannya.