Home
Back
Info Dharma
Galleria

Alam Sadar Dan Alam Mimpi
(dikutip dari buku "Kesadaran Sejati Bagian 2 - oleh: Wisnu Prakasa")

Para mahluk yang telah membina kesadaran sejatinya tetap jernih di alam sadar (alam kehidupan), maka kesadaran sejatinya akan tetap jernih walaupun di alam mimpi. Kesadaran sejati mereka tidak lagi dapat dipengaruhi walaupun di alam sadar maupun di alam mimpi, karena sebenarnya alam sadar dan alam mimpi tidak lagi berbeda bagi kesadaran sejati yang jernih.

Bagi mahluk yang tidak membina kesadaran sejati, di alam sadar selalu terperdaya oleh gambaran keterikatan pikiran. Demikian pula bilamana mereka bermimpi, di alam mimpinya mereka akan tetap dapat diperdaya oleh gambaran keterikatan pikiran. Mereka selalu terperdaya oleh gambaran keterikatan pikiran, karena segala kemelekatan di alam sadar akan terus terbawa hingga di alam mimpi. Mereka telah terbiasa diperdaya oleh gambaran pikirannya, kebiasaan ini telah menjadi suatu kemelekatan pikiran baik ketika tersadarkan ataupun disaat bermimipi.

Adapula yang menganggap bahwa alam mimpi tidak nyata, karena waktunya tidak lama. Dan alam sadar adalah nyata, karena waktunya panjang. Ketahuilah bahwa kadangkala didalam mimpi, kita dapat melakukan sesuatu dengan sekejab, dimana di alam sadar harus menyelesaikannya dalam beberapa hari. Bilamana kita dapat memahami kedua alam ini tetap dengan kesadaran yang jernih, maka kedua alam ini dapat kita hadapi tanpa harus mengadakan keterikatan dan ketergantungan dengan apapun.

 

Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.