Warisan dan tabungan
yang dapat di bawa dari satu kehidupan ke kehidupan berikutnya adalah Amal.
Bibit karma baik yang dapat di bawah pergi dari satu kehidupan ke kehidupan
berikutnya adalah Amal.
Mereka yang memiliki harta lebih dari yang
lain, adalah mereka yang diberkati untuk mempunyai kesempatan menanam
bibit-bibit amal. Sekarang keputusan ada ditangan sendiri, apakah mereka ingin
memakan dan menghabiskan seluruh calon bibit-bibit amal hanya demi memuaskan
keinginannya, atau berniat menyisakan sebagian untuk ditanamkan kembali agar
kelak tetap dapat menikmati berkah yang berkelanjutan.
Para mahluk umum hanya berpikir untuk
memakannya, walaupun dirinya telah merasa kenyang. Sehingga bilamana bibit
yang dipunyainya telah habis, dirinya tidak lagi memiliki bibit untuk
bertanam. Mereka lupa bahwa berkah yang mereka miliki merupakan hasil dari
bibit-bibit amal mereka dimasa lampau, mereka tidak lagi perduli akan dihari
selanjutnya maupun dikehidupan mereka selanjutnya.
Mereka yang dapat menanam kembali sebagian yang mereka
miliki, akan memetik buahnya dikemudian hari sehingga dirinya tidak akan
khawatir akan kekurangan setiap saat.