Ada banyak kepercayaan
dimasyarakat yang berhubungan tanda-tanda alam. Kepercayaan ini masih banyak
dipercaya oleh sebagian masyarakat, dan lebih banyak lagi yang menganggapnya
sebagai kepercayaan tahayul.
Seorang yang sedang sakit parah, tiba-tiba
didekatnya dihinggapi oleh kupu-kupu maka dipercaya kehidupannya tidak lama
lagi.
Bilamana tiba-tiba anjing melonglong lama di
tengah malam, masyarakat ditanah Jawa mempercayai akan adanya mahluk halus yang
berkeliaran. Demikian pula adanya suara burung hantu atau gagak hitam ditengah
malam, yang banyak diartikan sebagai tanda akan datangnya musibah.
Selain tanda-tanda yang diartikan sebagai hal
yang tidak baik, adapula tanda-tanda alam yang diartikan sebagai pembawa berita
yang baik. Suara binatang toke (Sejenis kadal), banyak dipercaya akan adanya
kabar gembira atau keberuntungan yang datang.
Banyak cerita tentang pengalaman dari guru
spiritual dimasa lampau dapat mengetahui akan kedatangan tamu khusus atau
kejadian lain sebelum terjadi hanya dengan melihat tanda-tanda alam lainnya
seperti: kehadiran kupu-kupu, burung tertentu, atau tanda-tanda lainnya.
Demikian pula raja Wu-Ti yang melihat
kehadiran burung walet hijau, sehingga pendetanya dapat mengetahui akan
kedatangan Bunda Mulia dalam waktu dekat ini.
Walaupun kebenaran dari tanda-tanda yang
terjadi ini sangat sulit dipahami, tetapi bagi mereka yang mempercayainya tentu
dapat mempelajari sendiri hubungan kejadian-kejadian tersebut dalam kehidupan
sehari-harinya.
Demikian pula dengan para
ahli ilmiah yang
mempelajari pengaruh tata-letak bintang dan planet dengan keadaan bumi dan
seisinya. Sebagai contoh banyak pula ahli ilmiah yang meneliti dan mempelajari
adanya pengaruh daya grafitasi bulan purnama terhadap psikologi dan karakter
manusia dan mahluk lainnya, pengaruh gerhana matahari dan bulan terhadap manusia
dan mahluk lainnya, dsb.
Saya ingin membagi pengalaman dan pengetahuan
tentang kemungkinan timbulnya tanda-tanda alam, yang kadangkala kita sendiri
sulit dijelaskannya secara logika dan metoden ilmiah.
Berhati-hatilah bilamana tiba-tiba dirumah
anda tercium bau asap menyan dan bau bangkai, bau yang timbul ini biasanya
timbul karena adanya kehadiran mahluk halus dari alam bawah. Mahluk halus yang
dapat menyebarkan bau menyan dan bau bangkai, sebagian besar merupakan mahluk
halus dari alam bawah yang memiliki sifat-sifat negatif dan serakah.
Para mahluk halus alam ini sangat mudah
tergiur, sehingga mereka dapat disuruh untuk melakukan perbuatan negatif oleh
orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Kejadian ini yang sering dikatakan
sebagai adanya kiriman ilmu-hitam atau guna-guna.
Cara penanggkalan bagi yang tiba-tiba mencium
bau asap menyan dan bau bangkai adalah dengan melakukan sembahyang dan mohon
perlindungan kepada Yang Maha Kuasa agar dijauhkan dari segala halangan. Dapat
pula ditambahkan dengan dengan mandi air suci atau air Fu, pembacaan doa-doa dan
mantra pelindungan.
Banyak pula yang dapat mencium wangi bunga
yang segar secara tiba-tiba, walaupun setelah dicek tidak adanya bunga atau
sumbernya. Wangi yang tercium ini seperti wangi bunga segar, tetapi sebenarnya
wangi ini bukan wangi bunga yang sesungguhnya tetapi wangi lain yang menyerupai
wangi bunga. Wangi yang tercium ini oleh otak kita diartikan sebagai wangi yang
mirip bunga, sehingga kita menganggapnya sebagai wangi bunga segar. Wangi yang
mirip bunga segar ini dapat timbul karena adanya kehadiran dari mahluk halus
tingkat tinggi seperti: Dewi-dewi khayangan, malaikat, dewa-dewi tingkat tinggi,
roh suci tinggi, dsb.
Timbulnya wangi bunga ini mungkin akan banyak
dialami bagi mereka sering bersembahyang, bermeditasi, atau membaca mantra. Hal
ini menunjukan adanya suatu respon positif dari kegiatan spiritual, tetapi harus
diingat bahwa ada atau tidaknya wangi tersebut bukan sebagai patokan akan
tingkat pencapaian spiritual. Janganlah kita menjadi terikat akan wangi-wangi
yang timbul, sehingga mereka yang sering mencium wangi tersebut secara tidak
langsung akan menjerumuskan kedalam rasa bangga dan kesombongan yang berlebihan.
Seluruh mahluk memiliki energi khusus yang
unik, dimana energi ini kadangkala dapat mempengaruhi mahluk lainnya. Seperti
adanya kupu-kupu disaat menjelang kematian, dapat terjadi karena adanya energi
dari malaikat pencabut nyawa. Secara alamiah, energi dari kehadiran malaikat
pencabut nyawa ini dapat tertangkap dan disukai oleh kupu-kupu sehingga tidak
mengherankan dapat menarik kehadiran kupu-kupu.
Dharmapala juga mengeluarkan energi khusus
yang unik. Dan energi ini kadangkala dapat dirasakan oleh binatang tertentu
seperti: kalajengking, laba-laba, tikus, kodok, kumbang, cicak, kaki seribu,
dsb. Sehingga, bagi mereka yang berlatih mantra dan puja Dharmapala. Akan
terbiasa mengalami dan melihat kehadiran binatang tersebut.
Bila para umat melihat keberadaan binatang
tertentu, ketika sedang melakukan pembinaan spiritual. Saya menyarankan untuk
tidak diganggu atau dibunuh. Bilamana terasa menganggu, sebaiknya ditangkap dan
dilepas dipekarangan atau didepan rumah.Kehadiran binatang-binatang ini terjadi
secara alamiah, mereka datang karena menangkap adanya energi yang mereka sukai.
Kejadian lain yang lebih unik, dimana adapula
yang ketika melakukan pembinaan spiritual secara tiba-tiba timbul rasa ingin
menangis yang luar biasa. Rasa tangisnya timbul seketika, tetapi dirinya tidak
mengetahui sebab kesedihannya. Saya katakan bahwa timbulnya rasa ingin menangis
yang tidak tertahan ini, sebenarnya disebabkan oleh adanya energi yang mereka
terima dan rasakan disaat pembinaan spiritual. Tetapi energi yang timbul dan
dirasakan ini, diartikan oleh otak mereka menjadi rasa ingin menangis yang luar
biasa.
Rasa ingin menangis yang tidak tertahankan ini
bukanlah merupakan suatu tanda negatif, tetapi merupakan suatu berkah luar biasa
yang diterima. Rasa inign menangis tanpa sebab ini merupakan salah satu bukti
nyata adanya berkah yang ada ketika melakukan pembinaan spiritual.
Bagi yang sering mengalami rasa ingin menangis
disaat melakukan pembinaan spiritual, dengan melakukan pembinaan khusus dapat
merubahnya menjadi suatu rasa kebahagiaan yang luar biasa. Walaupun sesungguhnya
rasa ingin menangis dan rasa kebahagiaan bersumber dari energi berkah yang sama,
tetapi otak mengartikannya berbeda.
Berdasarkan pengalaman saya dalam kehidupan spiritual, saya
dapat mengemukakan bahwa setiap mahluk memiliki dan memancarkan gelombang energi
yang unik. Gelombang energi ini dapat pula ditangkap oleh mahluk lain, sehingga
tidak memungkinkan timbulnya tanda-tanda alam yang sebenarnya timbul secara
alamiah karena pengaruh gelombang energi tersebut.