
Sekilas Mengenal Bunda Mulia
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual
Bagian 1 - oleh: Wisnu Prakasa")
Peninggalan kitab, sutra, prasasti dan catatan-catatan yang
ada tentang ajaran-ajaran dari Bunda Mulia masih dapat di telusuri dari
peninggalan-peninggalan di vihara pemujaan Bunda Mulia yang terdapat di Ching
Chung Hsien, propinsi Kansu. Hingga kini, penduduk setempat masih memuliakan
ajaran dharma Bunda Mulia.
Sisa peninggalan vihara Bunda Mulia dan prasasti juga masih
dapat dijumpai di Gunung Huei, Ching-shan Hsien, Propinsi Kansu, di jalur
sutra. Berdasarkan petunjuk dari catatan-catatan dan prasasti yang di temukan,
menjelaskan adanya pembinaan ajaran Bunda Mulia sejak berabad-abad yang lampau.
Bahkan banyak pula ditemukan bukti-bukti yang menjelaskan nama Bunda Mulia telah
ada dan dikenal sejak awal kaisar china pertama.
Berdasarkan peninggalan-peninggalan masa lampau tersebut,
tertera bahwa ajaran Bunda Mulia pada awalnya hanya diturunkan kepada mahluk
suci yang telah mencapai tingkat Mahluk Suci Tanpa Kematian (Immortal,
Bodhisatva) dalam pencapaian Kesempurnaan Agung. Dimana para mahluk suci yang
mencapai tingkat tanpa kematian, selalu menghadap untuk memohon berkah dan restu
dari Bunda Mulia.
Tercatat adanya perkembang yang pesat dari para pengikut Bunda
Mulia di zaman dinasti Han, dimana Raja Wu menjunjung tinggi ajaran Bunda Mulia.
Bekas peninggalan sejarah dan prasasti-prasasti yang berhubungan dengan Bunda
Mulia banyak pula ditemukan dari zaman dinasti Han, baik berupa transcript
tulisan maupun gambar yang mengungkapkan tentang Bunda Mulia. Salah satu contoh
bukti peninggalan bersejarah yang berasal dari zaman dinasti Han, dengan di
temukannya catatan dari Han Shang Fang Mirror epigraph.
........ (cut oleh editor)
........
........
Di tahun 1949 ajaran Bunda Mulia memasuki negara Taiwan.
Perkembangan yang pesat dari ajaran Bunda Mulia diawali dengan penampakan diri
dari Bunda Mulia di Hua Lien, sehingga vihara Utama Bunda Mulia di Hua Lien
dijadikan sebagai salah satu tempat ziarah penting bagi para pengikut Bunda
Mulia. Hingga sekarang Ajaran Bunda Mulia berkembang dengan pesatnya di Taiwan
dan terus menyebar hingga ke negara lainnya.
Walaupun telah beribu-ribu tahun para pengikut Bunda Mulia
telah mengalami beberapa masa naik dan turun, dengan demikian dimasa ini para
pengikut Bunda Mulia semakin berkembang dengan pesatnya. Ajaran Bunda Mulia
menyebar hingga ke Jepang, Hongkong, Korea, Malaysia, Philipina, Singapore,
Amerika, Australia, Indonesia, dsb.
Bunda Mulia, Dewi Yauw Ce mempunyai banyak nama seperti: The
Heavenly Mother, The Great Grandmother, Fairyland Golden Mother, Hsi Wang Mu,
The Queen of immortals, Mother of The Measure, The Mother of the Western King,
The Royal Mother of the West, The Royal Mother of the Western Paradise, Mother
Empress of the West, The Golden Mother of the Primordial Pond, Cin-Mu Yang-Yang,
Bunda Maha Mulia, Bunda Kemulian Tanpa Batas dan masih banyak nama-nama lainnya.
Di jepang Beliau dikenal dengan banyak nama, salah satu nama
yang umum adalah "Seiobo", di Amerika, Beliau dinamakan "The
Golden Mother". Di Indonesia dinamakan
"Bunda Kemuliaan", Bunda Maha Mulia, atau singkatnya dengan sebutan
"Bunda Mulia". Dalam alam spiritual Indonesia, para mahluk suci
menyebutnya sebagai "Bunda Ratu Besar". Bunda Mulia juga di panggil
dengan sebutan: Bunda para immortals, Bunda para Pencapaian
Agung, dan Bunda
Semesta Barat.
Setiap saat Bunda Mulia diiringi oleh para bidadari dan
malaikat yang selalu menaburkan bunga-bunga sorga, memainkan musik-musik sorga,
dan membunyikan tambur sebagai lambang kedatangan Bunda Mulia. Selain itu setiap
saat, 3 burung sorga berwarna biru selalu mempersembahkan segala persembahan
suci kehadapan Bunda Mulia. Para Bodhisatva, Immortal, dan mahluk suci dengan
seizin dari Bunda Mulia dapat memasuki sorga Bunda Mulia melalui suatu gerbang
emas yang sangat besar dan megah sekali.
Bunda Mulia berada berada di Sorga Semesta Barat, dimana para
pengikut Bunda Mulia mendambakan untuk terlahir di sorga Bunda Mulia. Sorga
Bunda Mulia juga banyak dikenal memiliki banyak nama seperti: The Palace of
exalted purity, The metropolis of the pearl mountain, The Metropolis of the Jade
Mountain, The Jade Pond Paradise, The Western Paradise, Sorga Barat, Niwarna
Barat. Masih banyak lagi nama-nama lainnya yang dapat kita jumpai pada
sutra-sutra dan kitab-kitab suci.
Berdasarkan kitab-kitab Suci Tao yang menjelaskan tentang
awal evolusi dari alam semesta, menjelaskan bahwa pada awalnya adalah Kekosongan
Tunggal Sejati (Tao). Kekosongan Tunggal Sejati menjadi satu (Heaven / sorga).
Satu terpecah menjadi dua dimana pada bagian Im (feminim) energi melahirkan
Bunda Mulia yang terletak di bagian semesta barat. Bagian Yang (maskulin) energi
melahirkan Jade Emperor (Eastern God/Thien) yang terletak di bagian semesta
timur. Transformasi energi terus berlangsung tanpa hentinya, dan seluruh
perubahan mengikuti keserasian energi alam semesta tanpa batas.
Berdasarkan lima unsur dasar, bagian barat mempunyai atribut
unsur metal (besi), sehingga Bunda Mulia juga di kenal dengan nama The Golden
Mother. Perlambangan dari unsur metal dikenal dengan warna putih, dan arah barat
dilambangkan dengan perlambangan gambar harimau sehingga arah bagian barat
selalu di lambangkan sebagai "Harimau Putih". "Harimau
Putih" juga dipakai sebagai simbol awal dari bendera Bunda Mulia dan
sebagai salah satu lambang kebesaran dan kekuasaan Bunda Mulia.
..........
..........
Hingga sekarang Bunda Mulia telah menurunkan banyak ajaran
Dharma kepada para mahluk di segala alam, dan juga ajaran rahasia yang
diturunkan secara langsung kepada para murid yang mempunyai jodoh dan karma
baik. Banyak pula ajaran-ajaran khusus dan rahasia yang diturunkan langsung oleh
Bunda Mulia dan dikhususkan bagi para murid utama dan para mahluk suci lainnya
di seluruh alam.
..........
Salah satu ajaran dasar Bunda Mulia yang diturunkan sebagai
landasan pembinaan kehidupan spiritual para mahluk adalah Ajaran "Pembinaan
Roh Sejati". Ajaran diturunkan oleh Bunda Mulia pertama kali di Hua Lien,
Taiwan. Setelah beberapa abad sebelumnya, hampir tidak banyak lagi para mahluk
yang benar-benar dapat menguasai dan mempergunakannya dengan baik dan benar.
Ajaran lainnya yang sangat bermanfaat sebagai pembinaan utama
dalam mencapai kehidupan spiritual adalah ajaran "Pembinaan Kesadaran
Sejati". Tetapi sangat disayangkan hanya sedikit sekali mahluk yang dapat
membina dan menguasai ajaran ini. Seluruh karma baik dari Berkah dan Kuasa Bunda
Mulia yang saya dapatkan, semuanya saya limpahkan kembali kepada seluruh mahluk
agar dapat mencapai Kesempurnaan Sejati.
— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —