Home
Back
Info Dharma
Galleria

Sekilas Tentang Mantra dan Postur Meditasi
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual -  Wisnu Prakasa")

Getaran suara dari Pelafalan mantra akan mempengaruhi tubuh, pikiran dan emosi.

Tujuan utama pelafafaln mantra dalam meditasi merupakan pembinaan Spiritual untuk bersatu dengan Alam melalui Nada dan  Getaran.

Pelafalan mantra dalam meditasi bermanfaat untuk menjaga kesadaran dari gambaran-garamban pikiran yang timbul.

Pelafalan mantra juga berguna untuk memamahi kemelekatan-kemelekatan pikiran yang memperdaya Kesadaran.

Pelafalan mantra juga berguna untuk mengembangkan welas asih (bodhicita) dan  kebijaksanaan (wisdom) kepada seluruh mahluk.

Secara tidak langsung tetapi pasti, Pelafalan mantra akan menggerakan beberapa cakra di tubuh, sehingga dapat membantu menjernihkan unsur dan energy murni dalam tubuh.

Postur meditasi sangat dibutuhkan untuk persiapan Meditasi dalam menangani kendala luar, seperti: Rasa, Nafas, Tubuh, Mata, Pendengaran, Nafsu, dsb. sehingga pembinaan meditasi dapat mencapai hasil yang maksimal.

Salah satu postur meditasi yang sangat baik dalam meditasi, adalah posisi Teratai Penuh, dimana posis ini sangat baik dalam pembinaan meditasi yang membutuhkan waktu panjang. Posisi ini akan membagi berat tubuh agar tidak terbebankan pada satu bagian saja. Selain itu, posisi ini dapat memperlancar energy dalam pernafasan dan seluruh chakra.

Meletakan ujung lidah ke atas langit-langit mulut juga merupakan satu postur meditasi yang baik, dimana akan sangat membantu dalam pernafasan, sehingga nafas tidak terhalang dan air ludah dapat bersikulasi dengan baik. Air ludah yang  dapat bersikulasi yang baik, dapat membantu dan mengaktifkan enzim-enzim yang sangat baik bagi tubuh, membuat mulut dan tenggorokan tidak kering, menetralisir lambung dan organ-organ tubuh lainnya, menetralisir perasaan lapar dan haus, dsb.

Posisi tangan dan Mudra juga merupakan postur meditasi yang memegang peranan yang penting dalam persiapan meditasi. Sebaiknya memilih posisi tangan dan mudra yang sesuai dengan kondisi masing-masing, atau berdasarkan petunjuk langsung dari Guru atau Pembina Meditasi masing-masing.

Salah satu posisi tangan dan mudra yang umum tetapi sangat besar manfaatnya, adalah posisi kedua telapak tangan menghadap keatas dan diletakan di persilangan kaki dalam posisi Teratai Penuh.  

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.