Tiga tahun yang lalu
saya diminta bantuannya oleh seorang wanita, untuk memberikan berkah dan doa
kepada ibunya yang mendapatkan musibah terjatuh. Dan mengalami pendarahan di
otaknya, karena ada pembuluh darah di otaknya ada yang pecah. Wanita ini
dengan menangis memohon agar dapat dibantu didoakan sehingga Bunda Mulia
berkenan memberikan pertolongan kepada ibunya.
Saya banyak mendengar tentang
wanita ini yang sangat ringan tangan dalam menolong sesama. Mendengar
permohonan yang sangat tulus, saya tergerak untuk mencoba memohonkan berkah
dari Bunda Mulia agar memberikan jalan terbaik kepada ibu dan anak-anaknya.
Setelah melewati masa krisis, sang ibu
akhirnya dapat sembuh . Sangat sulit dipercaya secara akal sehat dan logika.
Inilah bukti ketulusan doa dari para anak-anaknya, dan dibantu oleh perbuatan
baik mereka dimasa lampau ternyata tidak sia-sia. Saya mengetahui dengan
sebenarnya bahwa para mahluk yang selalu berbuat kebaikan dan kebajikan
terhadap sesama, akan lebih mudah diberikan jalan dalam menghadapi segala
kesulitannya. Inilah salah satu misteri alam yang banyak diketahui oleh para
mahluk, tetapi mereka selalu lupa untuk menjalankannya.
Setelah kejadian tersebut dapat terlewati,
wanita ini lebih giat berbuat kebaikan dan kebajikan dan mempelajari dharma.
Cara wanita ini mempelajari dharma, lebih banyak dilakukan dengan penerapan
dalam kehidupan sehari-hari. Saya memberikan ajaran dharma kepadanya banyak
dalam bentuk cerita yang menyangkut kehidupan sehari-hari. Wanita inipun
banyak pula menanyakan tentang masalah kehidupan spiritual kepada saya.
Setelah tiga tahun telah berlalu, saya telah
melupakan kejadian tentang ibunya yang sakit. Pada suatu hari, saya
mendapatkan telepon darinya dan mengabari bahwa ibunya mendadak masuk rumah
sakit karena memakan buah durian sehingga mengalami stroke. Wanita ini dengan
tenang memohon kepada saya agar turut mendoakan kepada Yang Maha Kuasa untuk
memberikan jalan terbaik kepada ibunya.
Dengan tenang wanita ini menjelaskan dirinya
juga bersyukur bahwa ibunya telah diberi kesempatan selama 3 tahun oleh Yang
Maha Kuasa. Bilamana memang masih diizinkan biarlah sang ibu berkumpul kembali
dengannya. Wanita ini menyerahkan seluruhnya kepada Yang Maha Kuasa, karena
dirinya yakin bahwa Yang Maha Kuasa akan memberikan jalan terbaik bagi
ibunya.
Mendengar kabar darinya, saya melihat suatu
perubahan yang jauh berbeda dai wanita ini. Dirinya mengabari kepada saya
dengan perasaan yang sangat jauh berbeda dibandingkan tiga tahun yang lalu.
Musibah yang sama menimpa ibunya, tetapi dalam menghadapinya sangat jauh
berbeda.
Ada yang beranggapan bahwa wanita ini
mungkin menahan rasa sedihnya. Saya memahami keadaan wanita ini, karena
mengikuti dengan baik perkembangan kehidupan spiritualnya. Wanita ini tidak
menahan rasa sedihnya, dirinya tetap merasakan kesedihan seorang anak yang
melihat ibunya mendapat musibah. Tetapi kesedihan yang timbul tidak mengganggu
dan memperdaya kesadarannya, sehingga dirinya tidak hanyut dalam kesedihan
yang berkelanjutan.
Wanita ini juga menjelaskan kepada
saudara-saudaranya untuk menyerahkan segalanya kepada Yang Maha Kuasa,
tentunya Yang Maha Kuasa lebih mengetahui apa yang terbaik bagi Ibunya.
Mendengar perkataan wanita ini, para saudaranya menjadi lebih terhibur
sehingga mereka bersama-sama dapat memanjatkan doa-doa dengan lebih tenang.
Mungkin orang lain yang tidak memahami
ajaran Dharma akan beranggapan bahwa perhatian dirinya terhadap ibunya jauh
berkurang dibanding tiga tahun yang lalu. Saya dapat mengatakan bahwa mereka
yang mempunyai pandangan tersebut akan salah besar, karena perhatian dirinya
terhadap ibunya tidak berkurang sedikitpun hingga sekarang.
Kalau demikian bagaimana mungkin ? Bukankah
sebagai anak akan bersedih bilamana ibunya mendapat musibah. Memang benar
kesedihan akan datang bilamana ada kita atau orang yang kita kenal mendapatkan
musibah, tetapi kesedihan yang ada jangan sampai menjadi penderitaan.
Kesedihan yang timbul pada awalnya adalah sifat alamiah dari interaksi
kesadaran dengan keadaan luar, tetapi selanjutnya pikiran para mahluk yang
tidak memahami kesadarannya akan menjadikan kesedihan ini sebagai penderitaan
yang berkelanjutan.
Walaupun dalam waktu tiga tahun, ternyata
wanita ini telah banyak memahami ajaran dharma bahkan mulai menjadi bagian
dari kehidupannya. Perjalanan kehidupan spiritual wanita ini masih panjang,
tetapi setidaknya pencapaian awal dari wanita ini menjadikan bukti nyata akan
manfaat dari ajaran Dharma. Bila anda menanyakan tentang kehidupan
spiritualnya, dirinya dengan jujur mengatakan bahwa hanya tahu pas-pas saja.
Wanita bukannya merendah diri, tetapi dirinya menjawab dengan sejujurnya.
Walaupun dengan pengetahuan dharma yang
minim, tetapi bilamana para mahluk dapat menerapkannya menjadi bagian
kehidupannya maka tentu akan lebih bermanfaat. Mempelajari dharma
sebanyak-banyaknya tanpa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,
akhirnya hanya menjerumuskan dirinya kedalam pencarian yang tiada hentinya.
Setelah dua minggu dirumah sakit, ternyata
Yang Maha Kuasa masih memberikan kesempatan kepada mereka untuk tetap
berkumpul bersama. Kuasa Yang Maha Kuasa sungguh-sungguh sulit dipahami oleh
para mahluk, demikian pula pencapaian spiritual juga sulit dipahami oleh
pikiran para mahluk.