Bagi jenazah yang dibakar langsung setelah
proses kematian atau setelah diangkat dari kubur, selanjutnya dapat disimpan
di rumah abu atau dibuang kelaut. Walau ada baiknya untuk langsung dibuang
kelaut, tetapi bagi keluarga yang ingin menyimpannya beberapa tahun didalam
rumah abu sebelum dibuang kelaut, juga dapat dilakukan.
Bila almarhum tidak meninggalkan pesan
khusus akan sisa jenazahnya, keputusan ini sebaiknya hal ini dirundingkan
dengan anggota keluarga lainnya dengan cara musyarawat dan mufakat. Yang
terpenting adalah semua keluarga dapat menerimanya menjadi keputusan bersama.
Pembuangan abu jenazah almarhum, juga
memiliki lambang dan manfaat yang baik. Dimana pembuangan abu jenazah ke laut
atau danau yang luas, melambangkan lenyapnya segala sisa-sisa kemelekatan
gambaran pikiran yang masih melekat pada kesadaran. Juga melambangkan
kembalinya roh almarhum, kepada Roh Suci Maha Tunggal yang tidak berbentuk
atau berupa.
Dengan demikian para anggota keluarga,
saudara, dan teman-teman almarhum dapat menerima kematian almarhum sebagai
suatu kebenaran alamiah. Dengan membuang abu jenazah, mereka melepaskan segala
keteritakan pada almarhun, dan sebaliknya. Segala kesalahan dan hutang-piutang
almarhum, baik yang disengaja atau yang tidak disengaja. Semuanya akan musnah,
bersama hilangnya abu jenazah di dalam lautan yang luas.
Manfaat lainnya bagi para keluarga, saudara
dan teman almarhum. Mereka akan memahami dan melihat secara langsung akan
ketidak abadian akan kehidupan sebagai manusia ini. Mereka juga dapat lebih
memahami alamiah kebenaran, bahwa kematian yang pasti akan datang menjemput
setiap mahluk tanpa terkecuali. Mereka dapat lebih memahami bahwa usia tua dan
muda, bukan suatu patokan bagi datangnya sang kematian.
Manfaat bagi almarhum, juga sangat besar. Tetapi saya tidak
dapat mengemukakannya secara umum. Hal ini juga untuk menghindari kesalah
pahaman mahluk lain, yang tidak memahami alamiah kebenaran keadaan sesudah
kematian. Saya hanya dapat menyatakna bahwa dengan lepasnya keterikatan para
keluarga, saudara, dan teman akan kematian almarhum. Ini akan sangat membantu
kejernihan kesadaran dan roh almarhum, dari segala kemelekatan gambaran
pikirannya. Dengan demikian, almarhum dapat menghadapi dan menerima keadaan
yang sebenarnya dengan lebih baik.