Membaca hasil penelitian ilmiah dari salah
satu universitas terkemuka di Amerika terhadap beberapa penjahat, dimana para
ahli menyimpulkan bahwa adanya suatu hubungan zat didalam tubuh yang berperan
meningkatan kemauan untuk berbuat kriminalitas. Sehingga sebagian para ahli
lainnya menyimpulkan: bilamana tindakan kriminal disebabkan oleh adanya unsur
DNA dan zat yang lebih aktif di dalam tubuh, maka tindakan kriminal dapat
dikategorikan sebagai salah satu jenis penyakit.
Walau sekarang in masih banyak keterbatasan
tingkat ilmu teknologi yang ada, setidaknya dikemudian hari hasil penelitian
para ahli tersebut dapat bermanfaat dalam mengungkapkan tabir misteri cara kerja
proses Karma.
Sekarang ini kemampuan ilmu pengetahuan yang
dapat meneliti unsur-unsur DNA, hal ini juga mengarah pada apa yang dinamakan
proses Sebab-Akibat dan proses Karma didalam agama Tao dan Budha. Dimasa
mendatang, ilmu pengetahuan akan dapat lebih mengungkapkan adanya suatu hubungan
perilaku dan sifat para mahluk yang telah terprogram (terbentuk) semenjak awal
terbentuknya janin didalam kehamilan.
Saya bersyukur dengan kemajuan ilmu
pengetahuan yang sedemikian pesat, sehingga banyak hal yang sebelumnya dianggap
mistis dapat menjadi logik karena lebih jelas dan dapat dibuktikan secara
ilmiah. Dizaman kemajuan ilmu pengetahuan yang pesat, ternyata banyak pula para
ahli hingga profesor yang masih meluangkan waktunya untuk membina ajaran
Pembinaan Kesadaran Sejati dan ajaran Pembangkitan Roh Sejati. Setelah mereka
melakukan pembinaan ajaran Bunda Mulia, mereka menyadari bahwa ajaran Bunda
Mulia akan menjadi jelas dan logik. Kesadaran Sejati dan Roh Sejati bukan
sesuatu yang tidak ada, bagi mereka yang telah membinanya akan dapat menyadari
bahwa Kesadaran Sejati dan Roh Sejati adalah sesuatu yang nyata.
Seperti ungkapan yang sangat populer dalam
masyarakat Indonesia, Ilmu pengetahuan tanpa agama bagaikan orang buta yang
kehilangan tongkat. Agama tanpa ilmu pengetahuan bagaikan orang buta yang
membawa lampu lilin. Pepatah ini mengajarkan kita untuk saling mengimbangi
pengetahuan agama dan pengetahuan ilmiah. Untuk ini, saya sangat bersyukur atas
kemajuan ilmu pengetahuan dalam mengungkapkan tabir proses Karma yang telah
menjadi misteri berabad-abad.
Satu hal yang penting untuk selalu dipegang
sebagai bekal pelengkap spiritual dalam mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan
dalam mengungkap rahasia proses Karma adalah: walaupun proses Karma selalu
menguasai kehidupan para mahluk, tetapi segala perbuatan para mahluk tetap
menjadi tanggung-jawab masing-masing. Dengan demikian para mahluk harus berusaha
untuk mencegah perbuatan yang menghasilkan karma buruk.Dengan menyadari bahwa
perbuatan kita akan menjadi tanggung jawab kita sendiri, maka inilah kekuatan
kita untuk memperbaiki apa yang kurang baik menjadi lebih baik. Dengan demikian
segala macam karma buruk dapat diperbaiki bilamana kita bersungguh-sungguh ingin
memperbaikinya saat ini juga.
Karma buruk para mahluk dapat terbawa terus
karena karma tersebut selalu melekat dan menutupi Kesadaran Sejati. Para mahluk
telah memahami adanya kekuatan karma yang mempengaruhi kehidupannya, maka untuk
terlepaskan dari pengaruh karma buruknya para mahluk harus kembali pada awal
Kesadaran Sejatinya.
Para umat yang terlatih menyadari bahwa
kesadaran sejati telah ada sejak awalnya dan merupakan jati-diri para mahluk
yang sesungguhnya. Tetapi karena karma buruk dan kemelekatan pikiran selalu
menutupi kesadaran sejati para mahluk, mereka tidak lagi menyadarinya jati diri
mereka yang sesungguhnya. Para mahluk selalu terperdaya oleh karma dan
pikirannya, sehingga mereka menganggap bahwa karma dan pikirannya adalah
jati-dirinya.
Para umat yang terlatih akan terus membina kesadaran sejatinya
sehingga mereka dapat terbebaskan dari segala kemelekatan pikiran dan
karma-karma buruk yang terus menutupi kesadaran sejatinya. Mereka tidak mencari
Pencerahan Agung diluar dari jati-dirinya. Segala berkah dari para mahluk suci
dan pembinaan yang mereka jalani sebagai alat untuk melepaskan segala karma
buruk dan segala kemelekatan pikiran yang selalu menutupi kesadaran sejati.