Salah satu murid utusan dari seorang master terkenal di
Amerika, diminta untuk mencarikan hari perkawinan bagi sepasang muda-mudi.
Setelah sebulan kemudian, sepasang muda-mudi ini baru menyadari bahwa hari
pernikahan yang didapatnya ternyata bertepatan dengan hari raya nasional Nyepi
bagi umat Hindu di Bali.
Berhubung murid yang memberikan hari perkawinannya, sudah
kembali ke Amerika. Sepasang muda-mudi ini menghubungi saya untuk
mengkonsultasikan. Permintaan mereka telah saya tolak hingga beberapa kali,
karena menurut saya seorang master spiritual sejati akan
mempertanggung-jawabkan segala ucapannya.
Saya hanya dapat menyarankan sepasang muda-mudi ini untuk
mencoba mengontak atau menyurati utusan tersebut Atau setidaknya dapat mencoba
untuk memohon petunjuk langsung pada guru dari utusan tersebut, yaitu master
yang terkenal tersebut. Dasar saya menyarankan demikian, karena hanya seorang
guru yang lebih berhak menilai keputusan muridnya.
Satu rahasia alam spiritual yang saya dapat ungkapkan, demi
kebaikan para mahluk. Dimana bagi seseorang yang memohon petunjuk spiritual
kepada seorang master spiritual sejati. Bila mereka mengikuti petunjuk master
ini dengan baik dan benar, maka janganlah kalian sedikitpun meragukan
kebenarannya karena kebaikan pasti akan anda dapatkan.
Seandainya ada sesuatu yang kurang baik, sebagai master
sejati tentu akan mempertanggung jawabkannya dengan sepenuh hati. Walau memang
semuanya juga tergantung dari karma dan jodoh masing-masing setiap mahluk.
Saya ingatkan kembali kepada para mahluk. Jika kalian telah
berani memohon petunjuk spiritual dari seorang Master, seharusnya kalian telah
siap untuk menerima dan menjalankan petunjuk yang diberikannya. Inilah yang
harus anda pahami sepenuhnya.
Bagi seorang master yang memberikan bantuan spiritual
kepada mahluk lain. Bila beliau tidak belum memahami keadaan dan kebenaran
yang sesungguhnya. Sebaiknya tidak asal memberikan petunjuk dan bantuan
spiritual. Hal ini untuk mencegah terjadinya permasalahan yang lebih dalam
lagi.
Walaupun seorang master dalam membantu para mahluk lain didasarkan rasa
Bodhicitta (kasih sayang) yang tinggi, tetapi juga harus lebih berhati-hati
jangan sampai petunjuk yang diberikannya bahkan memperburuk keadaan. Para
mahluk memohon dan mengharapkan bantuan dan petunjuk spiritual. Tetapi
akhirnya mereka hanya terjerumus ke dalam penderitaan yang lebih dalam lagi.
Bila hal ini tejadi, bukankah kita turut andil dalam penderitaan bagi mahluk
lainnya.