|



| |
Membuka Tabir Rahasia Mantra Singkat
Bunda Mulia (dikutip dari buku "Kisah-Kasih
SpiritualBagian 12
- Wisnu Prakasa")
Salah satu pengucapan mantra singkat Bunda
Mulia adalah "Namo Yauw Ce Cin Mu". Jika kita tekankan pada bunyi huruf hidupnya
(konsonan/vowel), "nAmO
yAUw cE
cIn mU", maka akan
kita dapatkan "A-O-AU-E-I-U".
Kata ‘Yauw’ mengandung huruf hidup ‘AU’, tetapi dibunyikan sebagai satu kesatuan
suara vocal ‘au". Sehingga kita akan mengetahui bahwa didalam
mantra "Namo Yauw Ce Cin Mu", terdapat 6 bunyi atau pengucapan huruf hidup. Dan saya akan mengungkapkan beberapa rahasia
dari makna yang terkandung di dalam mantra "Namo Yauw Ce Cin Mu".
Enam bunyi huruf hidup: "A-O-AU-E-I-U", sama
seperti mantra "Om mAnI pAdmE hUm", yang mengandung 6 bunyi vocal, sebagai
lambang melimpahkan berkah kepada seluruh mahluk Berkah di 6 Alam Samsara.
Enam bunyi huruf hidup: "A-O-AU-E-I-U", juga
dapat digunakan dalam pembinaan khusus menutup 6 lubang keluarnya Roh.
Sehingga Roh tidak akan keluar dari 6 lubang tersebut, dan secara alamiah akan
terbebaskan dari tunimbal-lahir di 6 alam samsara tersebut.
Enam bunyi huruf hidup: "A-O-AU-E-I-U",
merupakan bunyi yang menghasilkan getaran didalam tubuh, sehingga dapat
membuka simpul-simpul chakra didalam tubuh.
Mantra "Namo Uci Yauw Ce Cin Mu", bila
dibaca dengan gaya dan getaran suara tertentu akan memiliki efek yang dapat
membantu membuka simpul-simpul chakra. Maka mantra ini sangat baik dalam
membina "Ajaran pembangkitan Roh".
Kelengkapkan bunyi vokal, dibanding
mantra-mantra lainnya, karena memiliki bunyi vokal yang lengkap dari 5 dasar
bunyi vokal "A-I-U-E-O". Menjadikan mantra "Namo Yauw Ce Cin Mu" dapat
digunakan sebagai mantra penyempurna dan pelengkap bunyi. Dimana, ketika kita membaca
mantra, kadang kita mengalami kesalahan pengucapan. Pengucapan mantra yang
kurang sempurna ini, dapat disempurnakan lagi bila kita melafalkan mantra
"Namo Yauw Ce Cin Mu" pada setiap akhir pelafalan mantra-mantra lainnya.
Biasakan untuk mengucapkan mantra "Namo Yauw Ce Cin Mu", sekurangnya satu mala
(108x), pada setiap akhir pembacaan mantra-manta lainnya, sebagai
penyempurnaan seluruh mantra yang telah kita baca.
Dengan menggunakan metode pembayangan akan
setiap huruf hidup: "A-O-AU-E-I-U", pada setiap chakra di tubuh kita. Maka
huruf awal ‘A’ yang berbentuk memiliki runcing di atas, untuk membuka Chakra
Mahkota, agar kita dapat mencapai Alam Tanpa Batas. Dan huruf akhir ‘U’
berbentuk penutup dibawahnya, untuk menutup chakra bawah, agar kita tidak
terlahirkah di alam bawah. Teknik ini, juga dapat digunakan untuk membantu
dalam upacara sembayang orang meninggal, agar Roh almarhum dapat terlahirkan
di alam yang lebih baik. Bayangkan Huruf ‘A’ berada dalam ubun-ubun almarhum,
dan berputar bagaikan sebuah mata bor, yang keluar dari dalam kepala. Huruf
‘U" terletak di dalam dubur, bagaikan sebuah sumbat yang menutupi lubang anus,
sehingga Roh almarhum tidak keluar melalui lubang bawah.
Alamiah kerahasian dari Ajaran ini,
dikarenakan Ajaran ini sangat singkat, maka tampak sangat mudah sekali
dimengerti dan dipahami. Tetapi dalam prakteknya, Ajaran ini sangat sulit sekali
dibina, karena setiap makna akan memerlukan penjelasan yang sangat detail dan
panjang lebar. Sehingga, Ajaran ini digolongan menjadi Ajaran Rahasia. Tujuan saya mengungkapan beberapa ajaran
rahasia yang terkandung dalam mantra Yauw Cin Mu, tidak lain untuk menambah
pengetahuan bagi umat pembina Dharma Mulia. Bagi umat yang memang berminat
membina ajaran rahasia ini, sebaiknya langsung dibawah bimbingan seorang Guru
yang berpengalaman. Masih banyak lagi, ajaran-ajaran rahasia
lainnya yang terkandung dari berbagai pelafalan mantra Yauw Ce Cin Mu. Dan saya
tidak dapat mengungkapkan lebih jauh lagi, sehingga tidak terjadi
kesalah-pahaman dan untuk mencegah kecenderungan para umat yang terjerat dalam
pembinaan kekuatan mistis dan gaib dari mantra-mantra. — Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —
|