Umat memohon agar diberikan berkah.
Setelah menerima pemberkatan, umat ini
memohon "Mohon agar guru juga memberkati roh saya."
Saya lalu menanyakan "Apakah yang anda
maksud dengan roh ?"
Sang umat menjawab "Roh adalah tubuh halus
atau disebut dengan tubuh dharma."
"Roh adalah roh, dan roh bukan tubuh halus
atau tubuh dharma. Saat ini saya tidak dapat memberkati roh anda, karena roh
anda belum terbangkitkan." Jelas saya.
"Apakah saya dapat menerima permbekatan
tubuh dharma halus ?" sang umat memohon kembali.
Saya lalu menanyakan, "Tubuh kasar ataukah
tubuh dharma halus yang sedang memohon sekarang ?"
Sang umat hanya berdiam diri kebingungan,
"..".
"Jika anda sekarang sebagai tubuh kasar,
maka segala yang timbul dari tubuh kasar akan hilang karena tubuh kasar
sendiri tidak abadi. Bilamana anda sebagai tubuh dharma halus, maka anda tidak
akan dapat menangkap ucapan saya. Yang manakah anda ?" lanjut saya.
Sang umat terdiam tampak makin
kebingungan,".."
"Bagus sekali, jagalah keadaan ini selama
mungkin. Inilah pemberkatan tubuh dharma yang tidak terhingga dari Bunda
Mulia.", jelas saya dengan tersenyum.
Tampak seberkas senyum kegembiraan mulai menggantikan
kebingungannya, sang umat lalu bersembah sujud mengucapkan terima kasih.