Guru: "Kamu bodoh!"
Murid hanya berdiam:"......".
Guru:"Kamu sangat bodoh!"
Murid tetap berdiam:"......".
Guru:"Kamu memang paling bodoh!"
Murid tetap diam:"......".
Guru:"Bagus sekali, mulai sekarang bayangkan
atau anggap saja yang memarahi atau berkata kurang enak terhadap anda adalah
guru anda. Dengan demikian pikiran anda tidak akan timbul untuk membalas atau
memaki-maki."
Berkah yang timbul dari guru, benar-benar
sangat luar biasa. Pikiran yang selalu memperdaya, bahkan tidak dapat timbul.
Inilah suatu bukti nyata adanya berkah guru yang dapat menaklukan gambaran
pikiran. Dengan bersama guru dan selalu mengikuti petunjuk guru, maka berkah
yang akan diterima oleh sang murid akan lebih berlimpah.
Demikian pula bilamana anda merasa ingin
memaki-maki seseorang, janganlah anda langsung memaki-maki orang tersebut
karena pasti akhirnya akan menjadi keributan yang berkepanjangan karena
masing-masing saling memaki-maki.
Bila anda berani, maki-maki guru anda.
Percayalah bahwa guru anda tidak akan memaki-maki balik anda karena guru anda
tidak mengetahui mengapa anda memaki-makinya. Jangan khawatir untuk
memaki-maki guru anda, karena kesadaran sejati guru anda tidak akan pernah
terperdaya oleh gambaran segala pikiran anda yang memaki-makinya.
Tetapi pada umumnya sebelum anda memaki-maki
guru anda, keinginan pikiran anda yang timbul untuk memaki-maki akan lenyap
seketika anda telah berhadapan dengan guru anda. Inilah juga suatu berkah dari
guru yang dapat menaklukan gambaran pikiran anda.
Jika anda ragu untuk memaki-maki guru anda,
anda dapat memaki-maki rupang di altar. Jangan khawatir, karena rupang di
altar tidak akan pernah membalas makian yang anda lontarkan. Jangan khawatir
untuk memaki-maki rupang karena memaki-maki mahluk hidup lebih besar dampak
negatifnya dibanding memaki-maki rupang.
Bilamana anda dapat memahami petunjuk ini, tentunya anda
akan dapat lebih memahami timbul dan hilangnya gambaran pikiran yang
sebelumnya selalu menguasai anda. Mengapa keinginan tersebut selalu timbul
untuk dipuaskan, dan mengapa dapat lenyap seketika ketika anda berniat
memaki-maki guru atau rupang di altar ?