Tidak terasa telah lebih dari 8 tahun saya
berlatih ajaran Bunda Mulia (tulisan ini ditulis oleh penulis, pada tahun
1999), waktu demikian cepatnya berlalu dan hampir memasuki masa milenium baru.
Lebih dari delapan tahun saya mengenal Wanita Berjubah Biru dan membina ajaran
Bunda Mulia, saya telah merasakan begitu banyak perubahan-perubahan dalam diri
saya baik secara luar maupun dalam.
Perubahan secara luar adalah perubahan
secara bentuk fisik, dimana saya melihat dan mengalami proses penuaan.
Perubahan secara dalam sebagai contohnya, saya sekarang telah memahami bahwa
secara keseluruhan saya telah menjadi mahluk spiritual.
Delapan tahun yang lampau, pada awalnya saya
menganggap bahwa ajaran Bunda Mulia adalah ajaran mistis yang banyak
menampilkan keanehan dan keajaiban-keajaiban. Pandangan yang salah ini membuat
saya menjadi antipati pada awalnya, tetapi saya sangat bersyukur dengan
kesabaran dari Wanita Berjubah Biru yang membimbing saya hingga mencapai
pemahaman yang benar tentang ajaran Bunda Mulia. Puji syukur kepada Bunda
Mulia, saya benar-benar menyadari bahwa sangat sedikit sekali para mahluk yang
dapat memiliki kesempatan untuk terlepas dari belenggu kebodohan karena
ketidak-tahuannya.
Setelah membina ajaran Bunda Mulia, saya
menyadari bahwa ajaran Bunda Mulia sangat jauh dan berbeda dengan
ajaran-ajaran mistis atau ilmu-ilmu gaib. Intisari Ajaran Kemuliaan Bunda
Mulia tidak membahas tentang mistis, tetapi Bunda Mulia mengajarkan tentang
pembinaan Kesadaran Sejati dan Roh Sejati.
Mereka yang membina Kesadaran Sejati dan Roh
Sejati, menyadari bahwa kekuatan mistis maupun kekuatan supranatural lainnya
bukan menjadi tujuan pencapaiannya kehidupan spiritualnya. Tujuan pencapaian
para umat Bunda Mulia untuk mencapai Kesempurnaan Agung di Sorga Barat Danau
Jade.
Banyak umat yang turut bersama dengan saya
melakukan puja bhakti dan berziarah bersama maupun dalam membantu para mahluk
lainnya, mereka banyak mengalami dan melihat keajaiban menurut pandangannya.
Mereka melihat kejadian tersebut sebagai suatu keajaiban, karena mereka
melihat kejadian tersebut hanya sebatas alam pikiran dan logika yang mereka
ketahui. Bilamana mereka telah memahami alam spiritualnya, mereka tentu tidak
akan lagi memandangnya sebagai suatu keajaiban ataupun kegaiban yang aneh.
Walaupun demikian, untuk dapat mengalami dan
melihat kejadian yang luar biasa tersebut tentunya dibutuhkan suatu jodoh dan
karma baik yang luar biasa. Sungguh suatu berkah yang luar biasa, karena
inilah bukti bahwa mereka telah memiliki karma baik yang luar biasa.
Sangat sedikit sekali mahluk yang dapat
mengalami seperti apa yang mereka alami. Semoga pengalaman spiritual tersebut
dapat banyak bermanfaat bagi kehidupan spiritual mereka, sehingga mereka dapat
lebih giat membina kehidupan spiritual.
Pengalaman spiritual oleh mereka yang
mengalami secara langsung akan sulit dimengerti oleh mereka yang tidak
mengalaminya. Bagi mereka yang belum memiliki karma baik yang cukup untuk
merasakan sendiri respon dari kehidupan spiritualnya, berusahalah untuk lebih
giat membina kehidupan spiritualnya. Sehingga segala macam karma penghalang
yang ada didalam diri dapat cepat terhapuskan.
Sungguh suatu berkah bagi saya untuk
memiliki Guru utama, Wanita Berjubah Biru. Beliau dengan sabarnya menuntun
saya, agar saya dapat membuka diri dengan kehidupan spiritual. Wanita Berjubah Biru melakukan banyak hal-hal yang sangat luar biasa kepada saya, apa yang
saya rasakan dan alami bersama Wanita Berjubah Biru telah melampau batas
pengetahuan logika yang telah saya pelajari.
Beliau tidak akan melakukannya kepada mahluk
lain, bilamana tidak mempunyai jodoh yang kuat dengannya. Semua ini beliau
lakukan atas petunjuk langsung dari Bunda Mulia. Saya mengakui pada awal
pembinaan kehidupan spiritual, saya masih menganggap bahwa ilmu pengetahuan
dan logika adalah segalanya. Saat itu saya baru saja lulus sarjana dari
universitas di amerika dalam bidang computer science, dimana pengetahuan
logika merupakan hal yang utama bagi sarjana komputer.
Di awal pembinaan kehidupan spiritual saya
ini, saya mengakui banyaknya karma penghalang di dalam diri. Sehingga timbul
rasa bingung dan heran yang berasal dari karma penghalang didalam diri.
Walaupun telah mengalami sendiri, tetapi selalu menganggap sebagai hal yang
kebetulan. Segala teori logika, probability, dan llmu pengetahuan lainnya yang
telah saya pelajari disekolah, tidak lagi dapat memberikan keterangan yang
memuaskan tentang apa yang saya alami dalam kehidupan spiritual.
Walaupun demikian, saya tetap menganggapnya
sebagai suatu kebetulan saja. Bahkan apa yang saya lihat dan alami secara
langsung, saya masih menganggapnya hanya sebagai suatu bentuk kekuatan dari
pikiran atau telepati. Segala macam alasan saya kemukakan untuk menerima
kejadian tersebut agar masuk akal dan logika. Walaupun sejujurnya, hati nurani
saya mengakui adanya sesuatu kebenaran diluar jangkauan dari pengetahuan dan
logika yang saya ketahui.
Setelah banyak mengalami sendiri
kejadian-kejadian yang sulit dijelaskan secara ilmiah dan logika bahkan segala
teori probabilitas tidak lagi berlaku. Saya harus mengakui bahwa ada suatu
kebenaran lain, walaupun saya sendiri tidak memahami cara kerja prosesnya.
Sebagai sarjana jurusan komputer dan
matematika, segala macam logika dan teori probabilitas yang telah saya
pelajari tidak dapat diandalkan lagi. Apakah saya masih harus menjadi seorang
ilmiah yang keras kepala ? Satu bukti belum cukup, dua bukti belum cukup,
hingga berpuluh-puluh bukti yang saya alami sendiri. Akhirnya saya menyadari
bahwa sifat keras kepala saya, hanya akan menutup diri untuk lebih maju. Saya
mulai belajar memahami apa sebenarnya yang dimaksud oleh Wanita Berjubah Biru.
Setelah beberapa saat mempelajari ajaran
dari Wanita Berjubah Biru, saya menyadari bahwa betapa bodohnya diri saya
sebelumnya. Ternyata apa yang saya pandang tidak masuk akal dan diluar logika
sebelumnya adalah hal yang sangat normal dan logika bagi mereka yang telah
memahaminya.
Setelah saya memahami kehidupan spiritual
sebagai mahluk spiritual, saya menyadari bahwa hal-hal yang saya anggap tidak
logika sebelumnya, hanya karena ketidak-tahuan dan kebodohan saya. Setelah
mencapai pemahaman yang sebenarnya, semua menjadi logik kembali. Saya sangat
bersyukur atas kesabaran beliau dalam menuntun saya, sehingga saya dapat
mempelajari ajaran Bunda Mulia dan dapat menjadi mahluk spiritual.
Saya pernah bertanya kepada guru saya,
Wanita Berjubah Biru. Mengapa dirinya tidak pernah berputus-asa ketika saya
selalu menghindar untuk mempelajari ajaran Bunda Mulia ? Beliau menjelaskan
bahwa semua ini adalah jodoh dan karma. Bunda Mulia telah lama memberikan
tugas kepada Wanita Berjubah Biru untuk menemukan dan membimbing saya.
Setelah beberapa tahun mencari tanpa hasil,
beliau merasakan semakin sulit karena umur beliau selalu bertambah. Tanpa
putus asa beliau membantu para mahluk hingga ke manca negara, sambil berusaha
menemukan saya. Akhirnya usaha beliau tidak sia-sia, karena beliau dapat
menemukan saya di Amerika dimana saya baru saja menyelesaikan kuliah dan
mendapatkan gelar sarjana saya.
Setelah beliau menemukan apa yang dicari,
tidak mungkin bagi beliau untuk membiarkan saya pergi begitu saja dengan
mudahnya. Dengan rasa cinta-kasih yang mulia dan kesabaran yang luar biasa,
Wanita Berjubah Biru selalu membimbing saya. Beliau membimbing saya untuk
menjadi master dalam kehidupan spiritual.
Selanjutnya adalah tugas saya untuk membina
ajaran Bunda Mulia dengan giat, agar saya menjadi mahluk spiritual yang
berguna bagi seluruh mahluk. Beliau menjelaskan bahwa tugas terakhir beliau
adalah menuntun dan membina saya agar menjadi seorang master sejati,
selanjutnya saya yang melanjutkan tugas beliau untuk menjalankan perintah dari
Bunda Mulia.
Sungguh suatu tugas yang sangat tidak mudah,
hingga saya tidak berani membayangkan lebih lanjut. Dengan melihat keadaan
Wanita Berjubah Biru yang bekerja tanpa hentinya membantu para mahluk, saya
tidak tahu apakah saya sanggup seperti beliau. Sungguh suatu tugas yang sangat
sulit, tetapi saya salut kepada beliau karena betapa sulitnya masalah yang
dihadapi beliau tidak pernah mengeluh.
Saya memohon: "Semoga Bunda Mulia selalu
memberikan kekuatan untuk membantu Wanita Berjubah Biru dalam menjalankan
tugasnya".
Selain membina ajaran Bunda Mulia, saya juga
banyak mengikuti Wanita Berjubah Biru ketika beliau menolong para mahluk.
Beratus-ratus orang datang mengunjungi beliau untuk memohon petunjuk dan
bantuan tiada hentinya, tetapi beliau tetap menjalankan tugasnya dengan sabar.
Usia beliau telah mencapai diatas 70 tahun, bukan hal yang mudah untuk duduk
lebih dari 12 jam sehari untuk memberikan pertolongan tanpa hentinya.
Pernah saya menanyakan kepada beliau rahasia
yang membuat dirinya begitu super kuat dalam membantu para mahluk. Beliau
dengan tersenyum mengatakan kepada saya bahwa energi yang membuat dirinya kuat
dalam membantu para mahluk berasal dari pancaran berkah kemuliaan dari Bunda
Mulia, dikemudian hari saya akan mengalami hal yang sama dan merasakan sendiri
secara langsung.
Beliau juga memberikan penjelasan bahwa selain berkah
kemuliaan yang dilimpahkan oleh Bunda Mulia dalam menolong para mahluk, beliau
juga merasakan suatu energi kegembiraan yang sulit dijelaskan ketika melihat
pancaran kegembiraan secara langsung dari para umat telah terbebaskan dari
penderitaannya. Segala rasa lelah dan letih yang timbul dalam membantu para
mahluk, akan hilang dalam sekejab ketika penderitaan mahluk tersebut telah
teratasi. Inilah keajaiban tertinggi yang sebenarnya.