Ketika Marah & Ketika Tertawa
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih
Spiritual Bagian 2
- oleh: Wisnu Prakasa")
Ketika Marah, Tertawalah;
Ketika Tertawa, Marahlah.
Saat kita marah, maka emosi marah yang berapi-api mulai
bangkit. Perhatikanlah emosi marah tersebut, maka kita akan TERTAWA melihat
bangkitnya emosi marah tersebut yang mulai menutupi kesadaran Sejati kita.
Disini kita menertawai diri kita yang sedang terbawa oleh gambaran Pikiran kita.
Saat kita tertawa, perhatikanlah emosi yang bangkit tersebut,
maka kita akan MARAH terhadap Pikiran kita yang telah terbawa oleh arus emosi
tersebut.
Disini kita memarahi diri kita yang telah terbawa oleh Pikiran kita.