Kebenaran
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih
SpiritualBagian 14
- Wisnu Prakasa")
Sebagian orang menganggap pandangan mereka sebagai
yang benar dan yang lainnya juga menganggap diri mereka yang benar. Sehingga
semuanya sama-sama menganggap diri mereka sebagai yang paling benar.
Jika
semua mahluk menganggap bahwa dirinya yang paling benar, maka yang manakah
Kebenaran yang sebenarnya ?
Setiap pihak mempertahankan bahwa pandangannya yang
sempurna, dan pandangan orang lain adalah salah dan lebih rendah.
Demikianlah
mereka selalu memperdebatkan hingga kadang saling berselisih.
Demikianlah masing-masing mempertahankan pendapatnya sebagai yang paling benar
dalam segala kebenaran.
Bila suatu pandangan menjadi tidak bermanfaat karena
dikecam oleh yang lain, maka tidak ada seorang pun yang akan menang, karena
setiap pihak menganggap pandangan pihak lain adalah keliru dan pandangan mereka
sendiri yang benar.
Sama seperti mereka yang selalu membenarkan seluruh
pandangannya, demikian juga mereka selalu memuji tindakannya sendiri. Dan segala
ucapkan dan kata-kata mereka menjadi kebenaran bagi mereka sendiri, "Seolah-olah
kebenaran tergantung pada mereka sendiri".
— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —