Keadaan Menjelang Kematian
(dikutip dari buku
"Kisah-Kasih Spiritual Bagian XIII : Wisnu Prakasa")
Dalam menghadapi kematian diperlukan suatu persiapan dan
pemahaman yang mendalam dalam menghadapinya.
Dimana keadaan yang berpengaruh dalam proses menjelang
kematian adalah:
1. Gambaran
pikiran yang melekat tentang segala perbuatan yang dilakukan selama hidupnya.
Perbuatan yang kurang baik dan perbuatan baik dimasa lampau, kadang kala timbul
bergantian sehingga menimbulkan rasa bingung, takut dan khawatir.
2. Dampak
pelepasan energi 5 unsur utama. Dimana para mahluk yang tidak memahami keadaan
pelepasan energi unsur akan timbul rasa khawatir, cemas, takut, bingung, dsb.
3. Keadaan
Kesadaran Sejati pada saat menjelang kematian. Para mahluk yang tidak memahami
kesadaran sejatinya akan terjebak oleh gambaran pikiran yang timbul dari
pikirannya sendiri. Dimana alam kehidupan yang akan datang dari mereka tidak
lagi ditentukan oleh kesadaran sejatinya, tetapi terbawa kembali kedalam alam
samsara dari gambaran pikiran.
Para mahluk yang telah membina kesadaran sejatinya, merupakan
mahluk yang sangat beruntung. Dimana mereka yang kesadaran sejatinya telah
terbangkitkan, akan menggunakan kesempatan yang sangat berharga ini untuk
melepaskan dan membersihkan segala karma yang telah mereka lakukan selama
kehidupannya.
Dengan melepaskan segala karma, maka kesadaran sejati dapat
menyatu tunggal dengan semesta alam. Inilah pencapaian yang sebenarnya dalam
proses menjelang kematian
— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta
Thien Cun —