Aspek Kebijaksanaan
(dikutip dari buku "Kisah-Kasih Spiritual Bagian 7 - oleh: Wisnu Prakasa")
Kebijaksanaan merupakan salah satu aspek yang sangat
penting dalam kehidupan spiritual. Dimana para pembina kehidupan spiritual
membutuhkan penghayatan kebijaksanaan untuk memahami kebenaran sejati.
Para pembina kehidupan spiritual membutuh kebijaksanaan
lebih dalam mengembangkan belas kasih dan membedakan antara baik dan buruk.
Mereka memahami bahwa belas kasih tanpa kebijaksanaa bagaikan menyebarkan
garam kelaut, yang akhirnya hanya menjadi perbuatan yang sia-sia.
Dalam berinteraksi dengan keadaan dan kondisi luar, para
pembina spiritual kadang sulit untuk membedakan yang baik dan yang buruk.
Tetapi para pembina spiritual yang telah mencapai tingkat
master sejati, tidak lagi terikat dengan perbuatan baik dan buruk. Dimana
perbuatan para Master Tao sejati selalu sesuai dengan keserasian alam sehingga
segala perbuatannya tidak lagi menimbulkan kebaikan atau keburukan.
Bagaikan seekor kumbang yang mengambil sari bunga dari
sekuntum bunga, kita tidak dapat mengatakan bahwa kumbang tersebut mencuri
sari bunga atau bunga tersebut dengan kecantikannya telah merayu sang kumbang
untuk mengambil sarinya. Keduanya masing-masing berbuat sesuai dengan
keserasian alam, sehingga semua sebab-akibat ini tidak lagi menimbulkan
kebaikan atau keburukan. Perbuatan yang tidak lagi menimbulkan kebaikan dan
keburukan, adalah perbuatan yang terbebaskan dari karma.
Alam tidak pernah menimbul kebaikan atau keburukan. Para
master Tao sejati sejak awal pencapaian telah memahaminya. Dimana para master
Tao sejati tindakannya selalu selaras dengan alam, dan ini hanya dapat
dilakukan dengan kesadaran yang jernih dan tanpa kemelekatan pikiran.
Jika segala tindakan para master Tao sejati yang selaras dengan alam dan
telah terbebaskan dari segala kebaikan dan keburukan. Apakah kebijaksanaan
masih diperlukan ?