Home
Back
Info Dharma
Galleria

Menonton Film
(Oleh: herianto lim, submit: 19 April 2001 )

 
Tiga orang sahabat karib pergi menonton Film. Yang satu bermata rabun, satu lagi lemah pendengarannya, dan satu ini lagi kepalanya miring. Sehabis menonton, masing-masing mengkritik Film yang mereka tonton.

"Film hari ini merdu sekali lagunya tapi hanya salah pada kostumnya", kata si Rabun mata.

"Kostumnya bagus koq, suaranya saja yang kecil", kata yang lemah pendengarannya.

"Suaranya besar, kostumnya juga rapi hanya salahnya pentas miring", sahut orang ke tiga yang miring kepalanya.
 

Penjelasan :
Manusia umumnya memandang sesuatu secara subjektif. Si Rabun yang lemah dalam penglihatan mempermasalahkan Kostum. Si Pendengar yang lemah mengeluh karena suara penyanyi terlalu kecil kedengarannya. Sedangkan Si Kepala Miring tidak menyadari kepalanya yang miring tapi justru menyalahkan pentas yang miring.

Manusia selalu menjadikan EGO KeAKUan ini sebagai central bagi dirinya hingga menimbulkan sifat diskriminatif. Yaitu : Membuat Pagar batas, ini
milikku-itu milikmu.
 

— Namo Uci Yauw Ce Cin Mu Ta Thien Cun —

 


  Dharma Center 'BUNDA MULIA' 
Jakarta, INDONESIA

  Vihara 'Yauw Ce Cin-Mu'  
Hua Lien, TAIWAN.

Copyright © 2001 Yayasan Dharma Mulia Persada Indonesia. All rights reserved.